Carian di blog ini

Memuatkan ...

19 Januari 2010

Memberi Salam Amalan Kita



Bismillahirrahmanirrahim.......

Di sini ana akan menulis sebuah tazkirah.

Ana di sini ingin menyatakan sesuatu. Kebanyakan dari kita mesti berfikiran seperti begini tentang amalan memberi salam:

Ada apa dengan salam?
Nak bagi salam, tak nak aaa.
Ana bagi salam kat orang yang ana kenal je.
Salam? Salam untuk orang skema je...(ader ke org fikir macam tu?)

Jadi, kita ini mempunyai pelbagai tanggapan berbeza mngenai amalan memberi salam ini. Korang sumer tau ape maksud dia? Ke main bagi salam je? Itu kita bincang nanti. First of all, salam ialah satu doa' kpd org yg berikan salam itu. Doa'nye lebih kurang macam gini: "Salam sejahtera ke atas kamu (semua) dan rahmat Allah serta berkah-Nya kpdmu."

Apa hukum mendoa'kan orang lain dgn perkara yg baik? Dapat pahale kan? Betul tak betul? Mesti kebanyakannye cakap betul kan? Jadi salam tu bende yang baik. Cuba korang bayangkan yg korang ni berjalan kat sebuah sekolah ni sebagai pelajar baru. Tapi takder sorang pun tegur atau memberi salam kat korang. Ape korang rase. Rase nak tumbuk pun ader kan? (Betul ke tak betul?) Jadi memberi salam ni pun boleh mebuatkan seseorang merasakan seperti dihargai, disedari, dan dihormati. Kalau kita rasa macam gini, mesti rase tenang dan best. (Betul ke tak betul?)

Lagi satu, amalan ini boleh merapatkan ukhwah antara kita semua. Kalau kita bersalaman sekali dgn sesorang pada suatu hari ni, esoknya tetiba kita berjumpa dengan dia, aper korang rase? Rasa nak salam lagi sekali dengan dia kan. (Betul ke tak betul?) Betullah tu...

So, amalkanlah budaya memberi salam ni kat mane2 ok?

02 Januari 2010

Raye Haji 2009









10 Disember 2009

Allegro Cantabile

18 November 2009

Balik kampung

Sudah setahun setengah aku tak balik kampung. Tibalah saat yang ditunggu-tunggu : BALIK KAMPUNG!! (Nanti saya akan updates beberapa gambar)

Solat adalah tiang agama














Sekadar untuk memperingati diriku dan para pengunjung...

Kisah sepasang suami isteri yang baru memeluk Islam

Ini ada sebuah kisah yang ingin dikongsi bersama saudari se-Islam kita yang berada di negara luar sana tentang kisahnya ketika memeluk Islam.

My husband and I reverted last night when he came home from his shift. I am so happy this morning, and I feel better than I can ever remember feeling. I lived a very bad life in my past (as well as my husband...I'm just so glad we found each other...I feel I would have been lost without his guidance..he lived through a lot of what I went though in our early relationship.), and I am very happy to put it behind me.

I really don't wish to go into much detail, as it is embarrassing; but drug use, married young to someone slightly (three years...not that bad?) older against my parents advice(the only thing I feel I have done right until last night), and drank to the point of addiction.

I have made many mistakes and feel truly blessed to have this opportunity to begin again; Islam offers me not only spiritual fulfillment and happiness, it also gives me a clear discipline to follow and embrace.

Something that I have been missing my entire life. I feel as if I was intended to live through those times so as to appreciate Islam more deeply once finally shown the way. This has been a decision my Husband and I have been considering for a long time, but were unable to quit our drinking; we did not wish to start our journey unable to uphold even the simplest requests. We are both sober four months now, and we both finally felt able to live the correct way; we feel so blessed to have been brought to Islam as we feel we may have been totally lost if we continued down the path we were headed.

My husband has been offered a job in Psychology, his degree, in Ohio and can finally leave his job as a police officer; this makes me extremely happy because now I don't have to worry about him all day at work. We will be moving back to my home state of Ohio where he will be working as an assistant to a doctor! He's even been offered the option of finishing his masters and doctorate, and his new job will allow me to not work and attend college; something I have always hoped to do but never have been able to afford.

Ever since even considering reverting our lives had become truly blessed. I will start my studies this January, and I am extremely excited! I will be majoring in both Islamic Studies and Arabic with a minor is Theological Philosophy; I know it's pointless since when we have kids we've decided that, if we can afford to, I can stay home with them (something I have always hoped to do, I just don't think I would feel comfortable leaving my children with a sitter or daycare when I can be home with them) , but I am just excited to learn as much as I can about this great religion; and I hope those degrees will help make me a parent better prepared to educate my children in the ways of Islam. (I'm only 21, so it's a few years off..but I can't wait to be a mom!).

Anyway, that's my story; nothing to interesting, ha. Again, it is nice to see life finally becoming filled with hope! He's going to fly to Ohio today to finalize the purchase of our new home, so I"m very excited today I never thought we'd have a home! I'm just a little jittery until I hear he's landed safely (I'm absolutely terrified of flying...) so sorry if I've rambled on to long in this post. Just felt like sharing my story...

Best wishes,

Alice

Kisah ini dipetik dari sebuah forum Islam di Internet (klik di sini untuk ke forum). Semoga kita mendapat iktibar daripada kisah ini.

Orang yang baru memeluk Islam ini berasa amat tenang dan gembira apabila memeluk Islam kerana mereka baru sahaja mendapat hidayah Allah dan sedar tentang jalan yang sebenar-benarnya.

Bagaimana dengan kita, yang sudah kenal lama dengan Islam. Agama yang kita anuti. Adakah kita merasa seperti saudari kita di cerita tersebut?

Adakah kita yakin yang kita ini terhindar dari panas api neraka? Oleh itu, tepuklah dada, tanya iman.

Sekian saja pada kali ini. Assalamualaikum.

14 November 2009

Edcoustic - Muhasabah Cinta

Lagu ini memberi inspirasi dan kesedaran terhadap diriku yang daif ini.....



Nak try belajar lagu piano dia lah....

Hadis berkenaan majlis ilmu

Hadis riwayat Abu Hurairah ra.:

Dari Nabi saw., beliau bersabda: Sesungguhnya Allah Yang Maha Memberkati lagi Maha Tinggi memiliki banyak malaikat yang selalu mengadakan perjalanan yang jumlahnya melebihi malaikat pencatat amal, mereka sentiasa mencari majlis-majlis zikir. Apabila mereka mendapati satu majlis zikir, maka mereka akan ikut duduk bersama mereka dan mengelilingi dengan sayap-sayapnya hingga memenuhi jarak antara mereka dengan langit dunia. Apabila majlis telah selesai, mereka naik menuju ke langit. Beliau melanjutkan:

Lalu Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Agung menanyakan mereka padahal Dia lebih mengetahui daripada mereka: Dari manakah kamu sekalian?

Mereka menjawab: Kami datang dari tempat hamba-hamba-Mu di dunia yang sedang mensucikan, mengagungkan, membesarkan, memuji dan memohon kepada Engkau.

Allah bertanya lagi: Apa yang mereka mohonkan kepada Aku?

Para malaikat itu menjawab: Mereka memohon surga-Mu.

Allah bertanya lagi: Apakah mereka sudah pernah melihat surga-Ku?

Para malaikat itu menjawab: Belum wahai Tuhan kami.

Allah berfirman: Apalagi jika mereka telah melihat surga-Ku?

Para malaikat itu berkata lagi: Mereka juga memohon perlindungan kepada-Mu.

Allah bertanya: Dari apakah mereka memohon perlindungan-Ku?

Para malaikat menjawab: Dari neraka-Mu, wahai Tuhan kami.

Allah bertanya: Apakah mereka sudah pernah melihat neraka-Ku?

Para malaikat menjawab: Belum.

Allah berfirman: Apalagi seandainya mereka pernah melihat neraka-Ku?

Para malaikat itu melanjutkan: Dan mereka juga memohon ampunan dari-Mu.

Kemudian Allah berfirman: Aku sudah mengampuni mereka dan sudah memberikan apa yang mereka minta dan Aku juga telah memberikan perlindungan kepada

Lalu para malaikat itu berkata: Wahai Tuhan kami! Di antara mereka terdapat si Fulan yaitu seorang yang penuh dosa yang kebetulan duduk berzikir bersama mereka.

Lalu Allah menjawab: Aku juga telah mengampuninya karena mereka adalah kaum yang tidak akan sengsara orang yang ikut duduk bersama mereka

12 November 2009

Chopin - Nocturne in E Flat Major

Lagu feveret...

Selamat menyambut cuti sekolah

Sudah 7 bulan berlalu tanpa sebarang update. Tibalah saatnya kita bercuti panjang. YAY !! Jadi ana mengambil peluang ini untuk mengucapkan selamat bercuti dan jangan lupa solat,abang Syihan dah bagi nasihat.

Rehatkan diri secukupnya. Alamak, lupa pulak satu hal penting ni. Tahun depan kitaorang PMR. JENG JENG JENG! Huhu....doakan kiorang sumer yer~

04 April 2009

DAM - Meen Erhabe? (Who's The Terrorist)

Kat sini ader satu video yg mungkin dapat kita kongsi bersama...



Ni lirik dia dalam bahasa Inggeris...

Who's the terrorist?
I'm the terrorist?!
How am I the terrorist when you've taken my land?
Who's the terrorist?
You're the terrorist!
You've taken everything I own while I'm living in my homeland

You're killing us like you've killed our ancestors
You want me to go to the law?
What for?
You're the Witness, the Lawyer, and the Judge!
If you are my Judge
I'll be sentenced to death
You want us to be the minority?
To end up the majority in the cemetery?
In your dreams!
You're a Democracy?
Actually it's more like the Nazis
Your countless raping of the Arab's soul
Finally impregnated it
Gave birth to your child
His name: Suicide Bomber
And then you call him the terrorist?
You attack me but still you cry out
When i remind you it was you who attacked me
You silence me and shout:
"Don't they have parents to keep them at home?"
"But you let small children throw stones!"
WHAT?!
You must have forgotten you buried our parents under the rubble of our homes
And now while my agony is so immense
You call me the terrorist?

Who's the terrorist?
I'm the terrorist?
How I am the terrorist
When you've taken my land?!
Who's the terrorist?
You're the terrorist!
You've taken everything I own
while I'm living in my homeland

Why terrorist?! Because my blood is not calm
It's boiling!
Because I hold my head for my homeland
You've killed my loved ones
Now I'm all alone
My parents driven out
But I will remain to shout out
I'm not against peace
Peace is against me
It's going to destroy me
You don't listen to uor voices
You silence us and degrade us
And who are you?!
And when did you became ruler?
Look how many you've killed
and how many orphans you've created
Our mothers are crying
Our fathers are in anguish
Our land is disappearing
And I'll tell you who you are!
You grew up sported
We grew up in poverty
Who grew up with freedom?
And who grew up in continument?
We fight for Our freedom
But you've made that a crime
And you, the terrorist call me the terrorist!

Who's the terrorist?
I'm the terrorist?
How I am the terrorist
When you've taken my land?!
Who's the terrorist?
You're the terrorist!
You've taken everything I own
while I'm living in my homeland

So when will I stop being a terrorist?!
When you hit me and I turn the other check
How do you expect me to thank
the one who harmed me?!
I tell you what!
You tell me how you want me to be!
Down on my knees with my hands tied up
My eyes to the ground
Surrounding by bodies
Houses destroyed
Families driven out
Our children orphaned
Our freedom chained up
You oppress
You kill
We bury
We'll remain patient
We'll suppress our pain
Most importantly you feel secure
Just relax and leave us all the pain
You see our blood is like that of dogs
NOT EVEN
When dogs die they receive sympathy
So our blood is not as valuable as a dogs
No - My blood is valuable
And I will continue defending myself Even if you call me a terrorist


Mulakan setiap amalan dengan niat

"Daripada Amirul Mukminin Abu Hafs, Umar al-Khatab R.A berkata: "Aku mendengar Rasulullah S.A.W bersabda: "Bahawasanya segala amalan itu adalah dengan niat dan setiap orang mendapat (pahala) berdasarkan apa yang diniatkan. Sesiapa yang berhijrah kerana Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya adalah bagi Allah. Sesiapa yang berhijrah kerana dunia yang akan diperolehnya atau kerana perempuan yang ingin dikahwininya, maka hijrah itu adalah kepada apa yang dia niatkan"

Di sini kita dapat fahami bahawa apabila kita berniat sesuatu yg baik dgn niat utk mencari keredhaan Allah dan rasul-Nya, kita akan diberikan ganjaran pahala. Dan apabila kita melakukan sesuatu dengan niat yg jahat, kita akan hanya mendapat apa yg kita niatkan. Jadi, walauapapun aktiviti (tidak termasuk aktiviti yg tidak bermanfaat dan diharamkan....) yg kita lakukan (masuk tandas, tidur, belajar, etc...), kalau diniatkan krn Allah, maka kita akan diganjarkan dgn pahala-Nya.

Berniat Untuk Melakukan Amal Soleh

Apabila seseorang berniat utk melakukan sesuatu amal soleh, tetapi merdapat keuzuran seperti sakit tenat, mati, dan seumpamanya, dan menyebabkan dia terhalang daripada melakukannya, maka dia diberi pahala berdasarkan niatnya walaupun tidak dapat melaksanakannya.

Berniat Untuk Melakukan Kejahatan
Lain halnya pulak untuk orang yg berniat melakukan kejahatan. Apabila seseorang berniat melakukan sesuatu kejahatan, tetapi terhalang dapat akhirnya tidak dapat melakukannya, dia tidak akan mendapat dosa. Lihatlah, betapa adil dan pemurahnya Allah dalam memberi ganjaran dan balasan kpd makhluknya.
sdffggghhhjkl;'

Kesimpulannya, setiap amalan yg baik kalau diniatkan ikhlas kerana Allah, ia menjadi suatu ibadah. Jadi, perbetulkan niat kita dlm melakukan apa2 hal sekalipun. Nescaya Allah memberi ganjaran kpd orang-orang yg soleh. Ameen~

Semoga apa yg ana tulis ni sedikit-sebanyak dapat memberikan sesuatu kpd korang sumer dan juga sebagai peringatan kpd diri ana dan org2 yg sudah mengetahuinya.